Penulis: Indra Suhendra, Wahyu Sopandi, Isah Cahyani, Cepi Riyana
Buku Beyond the Text Membangun Kemampuan Berpikir melalui Membaca menghadirkan perspektif baru bahwa membaca bukan sekadar aktivitas mengenali kata atau memahami informasi yang tersurat, melainkan proses intelektual untuk membangun makna, mengembangkan penalaran, dan membentuk cara berpikir. Buku ini mengajak pembaca memahami pergeseran paradigma pembelajaran membaca dari yang berorientasi pada pemahaman literal menuju pembelajaran yang mendorong kemampuan inferensial, berpikir kritis, reflektif, dan kreatif. Berlandaskan berbagai teori membaca kontemporer, buku ini menguraikan bagaimana proses konstruksi makna terjadi melalui interaksi antara teks, pengetahuan awal, pengalaman, dan konteks sosial pembaca sehingga membaca menjadi sarana utama dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Selanjutnya, buku ini membahas berbagai strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mewujudkan pembelajaran membaca yang bermakna. Beragam pendekatan seperti membaca inferensial, teknik mengajarkan inferensi, penyusunan pertanyaan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), diskusi berbasis bukti (Evidence-Based Discussion), aktivitas reflektif, hingga implementasi model RADEC (Read–Answer–Discuss–Explain–Create) dipaparkan sebagai alternatif pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik secara sistematis. Pembahasan juga dilengkapi dengan uraian mengenai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pembelajaran membaca, sehingga pembaca memperoleh gambaran mengenai praktik pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pada bagian akhir, buku ini menekankan pentingnya membangun budaya Beyond the Text sebagai bagian dari ekosistem sekolah yang mendukung tumbuhnya pembaca yang aktif, kritis, dan pembelajar sepanjang hayat. Peran guru sebagai fasilitator berpikir, pencipta lingkungan literasi yang bermakna, integrasi kemampuan membaca dalam seluruh mata pelajaran, serta pemanfaatan teknologi secara etis menjadi fondasi dalam membangun budaya literasi yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kemampuan berpikir. Dengan pendekatan yang memadukan landasan teoretis dan strategi implementatif, buku ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi guru, dosen, mahasiswa, peneliti, pemerhati pendidikan, serta siapa pun yang memiliki perhatian terhadap pengembangan literasi membaca dan peningkatan kualitas pembelajaran di era digital.