Ringkasan Buku
Penulis: Indra Suhendra Wahyu Sopandi Isah Cahyani Cepi Riyana
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara manusia memperoleh informasi, belajar, dan membangun pengetahuan. Buku AI Sebagai Mitra Baca: Membangun Literasi Inferensial Lewat Teknologi mengajak pembaca memahami bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai penyedia jawaban instan, tetapi juga dapat berperan sebagai mitra dialog yang mendorong proses berpikir kritis dan reflektif. Melalui pendekatan yang menempatkan teknologi sebagai teman berdiskusi, buku ini memperkenalkan berbagai strategi pemanfaatan chatbot untuk membantu pembaca mengembangkan kemampuan membaca inferensial, yaitu kemampuan memahami makna tersirat, menarik kesimpulan, menghubungkan informasi, dan membangun interpretasi berdasarkan bukti yang terdapat dalam teks.
Disusun secara sistematis, buku ini membahas filosofi chatbot sebagai mitra berpikir, prinsip-prinsip penyusunan percakapan berbasis pendekatan Sokratik, teknik merancang prompt yang efektif, pemanfaatan AI dalam berbagai jenis inferensi membaca, hingga implementasinya dalam aktivitas belajar di kelas maupun secara mandiri. Pembaca juga diajak memahami bagaimana data percakapan dapat dimanfaatkan untuk mengenali proses berpikir, sekaligus mengeksplorasi aspek etika penggunaan AI agar teknologi tetap digunakan secara bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan manusia.
Dengan memadukan perspektif literasi, pedagogi, dan perkembangan teknologi terkini, buku ini menawarkan wawasan baru tentang bagaimana kecerdasan buatan dapat memperkaya pengalaman membaca tanpa menggantikan peran manusia dalam proses belajar. Kehadiran buku ini diharapkan menjadi referensi yang inspiratif bagi siapa saja yang ingin mengembangkan budaya literasi yang lebih kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan era digital, sekaligus memanfaatkan AI sebagai sarana untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan bermakna.