Penulis: Chotijah Fanaqi
Harga Buku: 120.000
Buku ini mengkaji tentang peran ulama perempuan dalam melawan radikalisme di Indonesia. Perhatian tersebut bukan hadir secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari komitmen ideologis dan sosial mereka sebagai bagian dari gerakan perempuan berbasis agama yang konsisten memperjuangkan kesetaraan dan keadilan dalam bingkai nilai-nilai Islam. Keprihatinan tersebut juga diperkuat oleh adanya dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah, lembaga keagamaan, akademisi, dan komunitas masyarakat sipil yang juga memiliki kepedulian terhadap dampak radikalisme di lingkungan perempuan.
Transformasi peran ulama perempuan dalam dakwah bukan hanya mencerminkan perkembangan peran sosial perempuan, tetapi juga menunjukkan arah baru dalam praktik keagamaan yang lebih inklusif dan kontekstual. Melalui majelis taklim, mereka berhasil mengemban peran strategis dalam membendung arus radikalisme yang membahayakan keberagaman dan keutuhan bangsa. Keberhasilan mereka tidak hanya terletak pada seberapa banyak jamaah yang hadir, tetapi juga pada dampak jangka panjang dalam membangun kesadaran kritis dan memperkuat daya tahan masyarakat terhadap ideologi ekstrem.
Buku ini hadir sebagai sebagai bacaan masyarakat untuk merespon atas tantangan serius yang dihadapi bangsa Indonesia, khususnya terkait merebaknya paham radikalisme yang kerap mengatasnamakan agama. Dalam konteks ini, peran ulama perempuan, menjadi sangat penting dalam membangun narasi keagamaan yang damai, toleran, dan berpihak pada keadilan gender. Melalui pendekatan komunikasi dakwah yang berbasis nilai-nilai Islam moderat.
Perempuan bukan sekadar objek dalam persoalan sosial-keagamaan, melainkan subjek aktif yang mampu menjadi agen perubahan. Semoga buku ini dapat menjadi referensi yang mencerahkan bagi masyarakat luas yang peduli terhadap masa depan Indonesia yang damai dan berkeadaban serta masyarakat yang inklusif, adil gender, dan cinta damai.